Blitar – Kamis, 30 Januari 2025, sejak pukul 06.00 WIB, angin kencang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Blitar. Cuaca ekstrem ini mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, menimpa rumah warga, serta menutup akses jalan di beberapa titik.
Berdasarkan laporan Psat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Blitar, beberapa wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Gandusari, Garum, Sutojayan, Selopuro, dan Nglegok. Pohon-pohon yang tumbang tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga menimpa rumah warga hingga menyebabkan kerusakan ringan hingga berat.
Tim gabungan dari BPBD, Dinas Perhubungan, serta relawan telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk membantu warga dan mengevakuasi material pohon tumbang.
Selain menimpa rumah, angin kencang juga menyebabkan sejumlah jaringan listrik terganggu akibat kabel yang tertimpa pohon. Petugas dari PLN setempat tengah berupaya memperbaiki jaringan listrik agar pasokan listrik bisa kembali normal.

Sejumlah warga yang rumahnya terdampak kini mulai membersihkan puing-puing akibat pohon tumbang. Sementara itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari area yang berpotensi bahaya, mengingat cuaca ekstrem diprediksi masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memangkas cabang pohon yang berisiko tumbang serta mengamankan barang-barang yang mudah terhempas angin. Jika ada pohon tumbang atau kondisi darurat lainnya, segera laporkan kepada pihak berwenang,” ujar Kepala PelaksanaBPBD Kab. Blitar Ivong Berttyanto
Dalam kejadian ini, dua orang mengalami luka-luka akibat tertimpa material bangunan yang rusak. Mereka telah mendapatkan perawatan medis dan dalam kondisi stabil. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian ini. Namun, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan